MASIGNALPHA101

5 Wejangan Eyang Habibie untuk Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

5 Wejangan Eyang Habibie untuk Pelajar dan Mahasiswa Indonesia
1/07/2018
Siapa yang tidak mengenal Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng atau yang lebih akrab dipanggil Eyang Habibie? Yup, beliau adalah Presiden ketiga Indonesia yang menjabat tepat setelah Reformasi tahun 1998 silam.

Selain dikenal sebagai mantan Presiden Indonesia, Eyang Habibie juga dikenal oleh dunia lewat kejeniusannya di bidang ilmu pesawat terbang. Apa saja sih prestasi dari beliau? Yuk disimak :)

Sekilas Mengenai Eyang Habibie dan Prestasinya

Bacharuddin Jusuf Habibie dilahirkan di Pare-Pare, Sulawesi Selatan dan merupakan salah satu putra terbaik bangsa yang pernah ada. Beliau mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Bandung kemudian terbang ke Jerman Barat untuk melanjutkan studinya.

Beliau merupakan penemu dari crack progression theory (Habibie Theory) dan Habibie factor.

FYI, crack progression theory adalah teori yang dapat menentukan letak titik awal retakan pada sayap pesawat terbang akibat fatigue atau kelelahan material.

Bagian sambungan antara sayap dan badan pesawat merupakan bagian yang rentan karena digempur guncangan yang hebat.

Karena inilah sering terjadi retakan yang awalnya kecil namun dapat menjadi besar. Hal ini sangat berbahaya karena bisa saja sayap pesawat patah saat sedang mengudara.

Dengan crack progression theory, maka ilmuwan dapat menentukan kepastian letak keretakan awal yang terjadi pada sayap pesawat terbang sehingga keamanan penerbangan bisa dimaksimalkan.

Catatan: akibat penemuan crack progression theory ini, Eyang Habibie terkenal dengan sebutan Mr. Crack.

Sedangkan Habibie factor adalah adalah suatu faktor yang muncul akibat penemuan Teori Habibie.

Dengan Habibie factor, maka bobot pesawat terbang dapat berkurang drastis sebanyak 10% hingga 25% sehingga mampu meningkatkan manuver pesawat terbang. memudahkan take off, menghemat bahan bakar, hingga memurahkan biaya pembuatan dan perawatan pesawat.

Berbagai prestasi dan capaian yang luar biasa telah menghantarkan beliau pada jabatan Vice President Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah industri pesawat terbang terbesar di Jerman dimana beliau merupakan orang pertama non-Jerman yang menduduki jabatan tersebut.

Beliau juga pernah menerima Von Karman Award, sebuah anugerah di bidang dirgantara yang setara dengan hadiah Nobel.

Masterpiece yang pernah dibuat oleh Eyang Habibie antara lain pesawat N-250, CN-235, TRANSALL C-160, Hansa Jet 320, Airbus A-300, Multi Role Combat Aircraft (MRCA), dan masih banyak lagi.

CN-235
CN-235

5 Wejangan Eyang Habibie untuk Pelajar dan Mahasiswa Indonesia

Dalam berbagai kesempatan, Eyang Habibie acapkali menyampaikan wejangan-wejangan teruntuk pelajar dan mahasiswa Indonesia dengan harapan generasi muda akan melampaui kesuksesan generasi sebelumnya.

Secara umum, isi nasihat tersebut meliputi pengembangan karakter, kepribadian, dan ilmu pengetahuan generasi muda demi menyambut Indonesia yang lebih baik.

Apa saja nasihat tersebut? Yuk disimak :)

1
Pilih Bidangmu




Salah satu permasalahan klasik yang sering dihadapi oleh pelajar dan mahasiswa Indonesia adalah dilema dalam memilih jurusan atau bidang yang akan ditekuni. Sering terjadi perbedaan keinginan antara orang tua dan anak.

Dalam menyikapi hal ini, Eyang Habibie menyatakan bahwa lebih baik mengedepankan passion anak dibandingkan keinginan orang tua.

Mengapa begitu?

Di belahan dunia mana pun, orang yang sukses dalam berbagai bidang merupakan orang-orang yang mencintai bidang yang mereka tekuni. Mereka memiliki hasrat yang menggebu-gebu, yang kita sebut dengan passion.

Bagaimana akan membuahkan hasil yang gemilang kalau tidak mencintai jurusan yang dipilih?

Selain itu, sudah menjadi sebuah fakta bahwa orang tua selalu menginginkan kesuksesan dan keberhasilan dan anaknya. Karena demikian, terkadang orang tua terkesan mengutamakan pendapatnya dibandingkan pendapat anak.

Padahal, saya yakin betul bahwa jauh di dalam lubuk hatinya keinginan nyatanya hanya satu, yaitu melihat kesuksesan dan kebahagiaan buah hatinya.

Pertanyaan selanjutnya, apakah kesuksesan di bidang pertanian, sastra, teknik, kedokteran, atau pun ilmu sosial itu berbeda?

Jawabannya TIDAK! Karena mau bidang apa pun itu, namanya sukses ya tetap sukses. Yang harus dihindari itu kalau tidak sukses.

Iya nggak? Iya dong, hehehe

Untuk mengatasi hal ini, peran komunikasi yang baik akan sangat membantu. Anak harus bisa menjelaskan dan membangun kepercayaan dari orang tuanya. Namun perlu dicatat baik-baik, selalu kedepankan alasan yang logis dan tutur bahasa yang santun dalam menyampaikan pendapat.

Jadi sebelum kamu memilih bidang tertentu, pastikan bahwa kamu benar-benar mencintainya dan memiliki alasan yang kuat ya sehingga orang tua bisa memberikan kepercayaan :)

2
Ungguli Bidangmu




Setelah menemukan bidangmu, maka selanjutnya kamu harus menekuni bidang tersebut dan menjadi unggul.

Menjadi unggul? Siapa takut?

Jika kamu benar-benar menyukai bidang tersebut, maka seharusnya kamu akan berusaha lebih keras dibandingkan orang lain. Tenang saja, Allah pasti memberikan yang terbaik sesuai dengan jerih payah kita.

Jadi nggak usah khawatir mengenai hasilnya, yang penting maksimalkan usaha.

Nah, Eyang Habibie menganggap bahwa salah satu upaya mendasar untuk menekuni dan mendalami bidang kesukaan kita adalah dengan banyak membaca.

FYI, saat kuliah dulu Eyang Habibie hanya tidur 4 jam sehari dan waktunya itu dihabiskan untuk banyak membaca lho! Jadi jangan pernah sia-siakan waktu untuk kegiatan yang tidak berguna ya :)

Membaca merupakan salah satu sarana untuk memasukkan ilmu pengetahuan ke dalam diri. Dengan membaca, kita akan menjadi lebih banyak tahu.

Ilmu pengetahuan yang terakumulasi akan sangat bermanfaat baik dalam skala kecil seperti menghadapi ujian sekolah maupun dalam skala yang lebih besar yaitu menghadapi kehidupan.

Selain itu, riset dan penemuan-penemuan mutakhir selalu dilandaskan pada ilmu-ilmu dasar yang dirangkaikan.
Bagaimana jika saat kuliah, ada mata kuliah yang tidak kita sukai?
Kalau kita menjumpai mata kuliah yang tidak kita sukai, maka ya nggak apa-apa. Yang penting lulus saja mata kuliah itu, asalkan pada mata kuliah yang kita senangi ya harus maksimal.

3
Temukan Tim




Eyang Habibie juga menekankan pentingnya mengembangkan kemampuan kerja sama bagi para pelajar dan mahasiswa. Kemampuan individual yang baik akan semakin optimal jika individu tersebut tergabung dalam sebuah tim dengan lingkungan yang baik.

Yang harus diperhatikan bahwa kemampuan setiap individu dalam tim haruslah cemerlang. Dengan demikian, kualitas tim tersebut akan lebih cemerlang karena ada added value yaitu kerja sama.

Dengan bekerja sama, hal yang tidak mungkin dicapai individu bisa saja mungkin diwujudkan. Terutama jika hal yang ingin dicapai memiliki cakupan yang luas.

4
Agama, Budaya, Perasaan




Agama merupakan sesuatu yang datangnya dari Allah, sedangkan kebudayaan merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa dari manusia itu sendiri. Keduanya harus disinergiskan secara positif untuk menghasilkan karakter dan kualitas manusia yang unggul.

Sedangkan perasaan yang kita bahas di sini berkonteks pada rasa bangga sebagai putra putri Indonesia.

Menurut Eyang, meskipun uang, jabatan, dan kehormatan di luar negeri sudah diraih tetapi kita sebagai putra putri bangsa harus "pulang" dan berjuang untuk membangun negeri. Hal ini sudah pernah dilakukan dan dicontohkan oleh Eyang Habibie.
Karena kalau bukan kita yang membangun Indonesia, maka siapa lagi?
5
Gadget4Productivity




Berawal dari kebiasaan cucunya, Eyang akhirnya menyampaikan nasihat yang sangat pas untuk pelajar dan mahasiswa zaman now.

Nasihat tersebut adalah mengenai penggunaan gawai atau telepon pintar yang marak terjadi belakangan ini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kehadiran gawai merupakan suatu kemajuan teknologi yang memudahkan aktivitas manusia. Namun kehadirannya juga bisa menyebabkan dampak negatif.

Eyang Habibie berpesan agar penggunaan gawai selalu diorientasikan pada produktivitas dan efisiensi khususnya bagi generasi muda.

So, pastikan gawai tidak menyita waktumu terlalu banyak ya :)

Nonton Video Yuk!

Berikut merupakan video yang saya jadikan sumber dalam menulis kali ini, mari disimak untuk memicu semangat dan keinginan positif dalam diri (sumber: YouTube).




Simpulan...

Eyang Habibie sering kali menekankan berbagai wejangan atau nasihat kepada para generasi muda, guna membina dan mengiringi setiap proses yang dilaluinya. Tentunya proses yang dilalui akan menentukan hasil yang akan dipetik.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan suatu bangsa terletak pada generasi mudanya, karena generasi muda merupakan iron stock atau calon pemimpin di masa depan.

Dengan menyiapkan generasi muda yang berkualitas baik karakternya dan keterampilannya, maka Insya Allah kemajuan dan kebaikan akan senantiasa menaungi langkah bangsa.
Yusuf Noer Arifin

Hanya seorang mahasiswa yang merangkap sebagai blogger. Menyenangi hal-hal seputar kimia, pendidikan, musik, dan bisnis online.

Terima kasih sudah berkunjung di website ini.

Jika berkenan, mohon berkomentar yang RELEVAN dengan bahasa yang santun.

Semua komentar selalu saya baca meskipun tidak semuanya dibalas. Harap maklum :)