MASIGNALPHA101

Menyajikan Konten Editorial Berbasis Data dan Estetika dengan Infografis

Menyajikan Konten Editorial Berbasis Data dan Estetika dengan Infografis
6/23/2018

Perkembangan teknologi di zaman serba modern ini berlangsung sangat dinamis. Era 4.0 yang terjadi sekarang ini menuntut semua aspek serba cepat, kreatif, inovatif, dan terbuka. Internet merupakan teknologi yang sedang naik daun karena memenuhi semua kriteria era 4.0.

Menurut data APJII, pengguna internet aktif di Indonesia pada tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 7,96% dari tahun 2016, atau tepatnya menembus angka 143,26 juta jiwa. Angka ini merupakan 54,68% dari total populasi di Indonesia. 

Karena internet sedang bagus-bagusnya, maka segala pihak yang pandai memanfaatkan internet mendapatkan “angin segar” termasuk blogger.

Menurut data dari Alibaba, pada tahun 2017 terdapat sekitar 3 juta blogger di Indonesia. Itu baru di Indonesia, belum di dunia. Angka ini menunjukkan ketatnya persaingan di dalam bidang ini. Perjuangan meraih kesuksesan dalam dunia blogging tidak semudah yang dibayangkan.

Data Internet dan Blogger di Indonesia

Menjamurnya blogger di luar sana merupakan ancaman sekaligus tantangan khususnya bagi para blogger muda untuk senantiasa mengembangkan kreativitasnya dalam menyajikan konten digital yang berkualitas.

Apa Parameter Kesuksesan Seorang Blogger?


Blogger sukses

Secara umum, semua blogger pasti sepakat kalau blogger dan blog sukses pasti memiliki:

1
Konten Berkualitas




Ingat bahwa pembaca dan konten adalah raja. Setiap artikel yang ditulis harus bagus strukturnya, valid informasinya, dan menyajikan apa yang diinginkan pembaca.

2
Posisi SERP Tangguh




Mencapai puncak SERP berarti mengalahkan ratusan bahkan ribuan kompetitor dengan topik bahasan yang sama dan jika berhasil maka akan mendatangkan banyak pengunjung organik.

3
Pembaca Melimpah




Tidak dapat dipungkiri bahwa blog tanpa pembaca adalah sesuatu yang percuma. Kunci untuk mendulang banyak pembaca adalah menerapkan dua poin sebelumnya.

4
Penghasilan




Banyak cara yang dilakukan blogger untuk mendapatkan penghasilan seperti CPC dan CPM, dropship, affiliate, content placement, review, jasa lainnya dan bahkan membuat online shop sendiri.

5
Kredibilitas




Merupakan puncak dari semua parameter kesuksesan karena blog yang berkredibilitas pasti memiliki semua poin sebelumnya. Kredibilitas seperti suatu trademark yang secara tidak sadar tertanam di benak. Contohnya ketika saya ingin mencari informasi tentang lomba blog maka jemari langsung mengetikkan alamat website C2Live di mesin pencari.

Dari semua parameter, konten merupakan hal yang harus diprioritaskan karena merupakan kunci untuk membuka keberhasilan parameter yang lain. Dengan konten berkualitas, seorang blogger mampu mendapatkan kepercayaan di mata pembaca.

Kepercayaan pembaca merupakan sesuatu yang mahal serta perlu dibangun secara perlahan, kokoh, dan konsisten agar mampu berdampak nyata terhadap kualitas blog.

Membangun Kepercayaan Pembaca dengan Konten Berbasis Data


Ketika membuat konten, blogger akan menuliskan pengetahuan dan opini yang dimilikinya terhadap suatu topik yang diulas.

Saya rasa tidak ada masalah dengan pengetahuan yang disampaikan karena kebenarannya dapat dipastikan.

Tetapi bagaimana dengan opini?

Kebenaran opini bersifat relatif, tergantung dari perspektif mana kita memandang.

Ada opini yang layak disertakan dalam postingan blog tetapi ada juga opini yang tidak layak.

Opini boleh dimasukkan apabila mampu mendukung pengetahuan yang disampaikan. Artinya opini tidak boleh berlawanan dengan kebenaran pengetahuan yang sudah pasti.

Cukup sampai di situ? Ternyata tidak.

Ada cara yang lebih jitu lagi yaitu dengan merubah opini kita menjadi sebuah fakta dengan menggunakan data yang valid. Cara ini adalah cara yang sah dan umum digunakan dalam debat maupun pemaparan pendapat yang sifatnya ilmiah.

Urgensi Pemakaian Data

Perkembangan dunia internet dan teknologi digital mengakibatkan berjamurnya konten-konten palsu, atau lebih dikenal dengan istilah HOAX. Fenomena ini ramai diperbincangkan di mana-mana.

Berdasarkan data Kominfo tahun 2017, setidaknya ada 800.000 situs yang menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian atau hate speech.

Konten hoax sangat tidak layak dikonsumsi karena menawarkan informasi yang bertentangan dengan kebenaran. Dampaknya bisa teramat besar bagi kenyamanan atmosfer dunia maya, bahkan pada beberapa kasus bisa menimbulkan keresahan skala nasional.

Contoh Berita Hoax

Pembaca yang cerdas mampu membedakan mana konten yang benar dan mana yang tidak. Apabila mereka tidak percaya dengan kebenaran konten yang disajikan, mereka tidak segan untuk pergi.

Dengan menyisipkan data yang tervalidasi maka konten suatu blog bisa terhindari dari cap hoax.

Selain itu ada banyak keuntungan yang bisa kita peroleh dari penggunaan data. Berikut beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan dengan menyisipkan data valid dalam postingan:
  • Merubah opini menjadi sesuatu yang sifatnya ilmiah,
  • Menguatkan kebenaran suatu opini,
  • Memberikan informasi yang kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,
  • Mendukung kampanye anti informasi HOAX,
  • Menarik perhatian pembaca, dan,
  • Membangun citra dan kepercayaan di mata pembaca.

Ketika berhubungan dengan data, Anda tidak harus membicarakan hal yang rumit. Tulisan mengenai hal-hal ringan di sekitar kita juga bisa disertai dengan data yang relevan. Sebagai contoh:
  • Menurut data Perpustakaan Nasional, pada tahun 2017 orang Indonesia hanya membaca rata-rata tiga sampai empat kali per minggu.
  • Berdasarkan data Institut Pertanian Bogor, pada tahun 2018 konsumsi buah dan sayuran masyarakat Indonesia hanya sekitar 180 gram per kapita per hari, jauh di bawah standar WHO yaitu 400 gram per kapita per hari.
  • Menurut Zenius, pada tahun 2015 hanya 30% pelajar Indonesia yang meluangkan waktu belajar mandiri selama 1 jam/hari. 

Sederhana, bukan? Berbagai hal di sekeliling kita bisa ditemukan datanya.

Agar data tersebut tidak menjadi boomerang buat blogger, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan data pada konten blog:
  • Pastikan kebenaran data. Gunakan data dari sumber terpercaya dan situs berdomain TLD yang penulisnya jelas,
  • Gunakan data yang relatif baru. Agar lebih representatif dengan kondisi sekarang, lebih baik gunakan data yang diterbitkan maksimal lima tahun ke belakang. Misalnya apabila sekarang tahun 2018 maka data yang boleh digunakan adalah data tahun 2013-2018, dan
  • Cantumkan sumber dan tahun terbitan data. Dengan ini data yang Anda cantumkan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan pembaca.

Pertanyaan selanjutnya, di mana kita bisa menemukan data yang akurat dan terpercaya?

Anda bisa memperoleh data terpercaya dari berbagai lembaga-lembaga yang biasa mempublikasikan data, hasil survei, dan penelitian mereka seperti:
  • Badan Pusat Statistik,
  • Perguruan tinggi,
  • Lembaga pemerintahan,
  • Pihak swasta yang sudah memiliki kapabilitas.
  • Lembaga yang berkecimpung dalam dunia survei, hingga
  • Google Analytics dan Google Trends.

Infografis: Menyulap Data Menjadi Estetik


Setelah menemukan data yang dicari, data tersebut akan dituangkan ke dalam postingan untuk kemudian ditampilkan kepada pembaca. Bagaimana suatu data dituangkan dan ditampilkan kepada pembaca disebut penyajian data.

Ada beragam cara penyajian data yang sudah dipelajari sejak SD seperti turus, grafik, diagram, tabel, dan semacamnya. Namun pada kesempatan kali ini saya akan memberikan cara penyajian data yang lebih kreatif, informatif, dan meningkatkan nilai jual postingan. Yup, infografis!

Pada dasarnya infografis merupakan cara penyajian data yang sama seperti metode sebelumnya. Hal yang membedakan hanya penambahan unsur-unsur desain grafis yang memperindah.

Semua jenis data dapat digunakan dalam infografis. Umumnya blogger menggunakan infografis untuk data yang berjumlah lebih dari satu (kumpulan data) tetapi tidak menutup kemungkinan untuk data yang hanya berjumlah satu buah.

Di samping itu, infografis juga bisa digunakan untuk menyampaikan:
  • Informasi daftar (list)
  • Alur, proses, dan tahapan kerja
  • Spesifikasi suatu benda

Pembuatan Infografis


Pembuatan infografis sebenarnya cukup sederhana dengan catatan Anda sudah memiliki kemampuan dalam hal mendesain grafis. Beberapa perangkat lunak yang umum digunakan untuk membuat infografis yaitu Photoshop, Corel Draw, Adobe Illustrator, Powerpoint, dan sebagainya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan infografis:
  • Gunakan palet warna yang harmoni dan tidak menyakitkan mata
  • Gunakan jenis font sans-serif yang terbaca jelas namun tetap menonjolkan sisi artistik. Font sans serif adalah font yang tidak memiliki kait pada ujung hurufnya seperti Roboto, Arial, Calibri, Open Sans, d.l.l.
  • Data dan informasi yang ditampilkan di infografis dibuat ringkas agar mudah dimengerti dan menghemat ruang desain.

Tips: Saat ini flat design adalah aliran desain yang sedang populer dalam membuat infografis dikarenakan ciri khasnya berupa palet warna yang “kalem” dan bentuk yang sederhana. Freepik dan Vecteezy bisa membantu Anda dalam pembuatan infografis karena menawarkan sumber daya berupa gambar gratis dan lengkap.

Sebagai sumber inspirasi, berikut saya sertakan beberapa infografis yang pernah saya buat. Pada bagian awal postingan ini juga bisa dijadikan contoh. Namun perlu diingat untuk tetap kreatif yap!
Contoh Infografis List
Contoh Infografis List

Contoh Infografis Spesifikasi
Contoh Infografis Spesifikasi

Contoh Infografis Proses
Contoh Infografis Proses

Penutup...


Perkembangan dunia informasi yang begitu dinamis dan terbuka membuat kegiatan blogging banyak ditekuni orang.

Bertambahnya jumlah blogger membuat persaingan di dunia blogging semakin ketat. Hal ini merupakan ancaman sekaligus tantangan. Siapa yang berkualitas, dia yang akan menjadi oustanding.

Menyajikan konten yang berkualitas, bermanfaat, dan kreatif adalah sesuatu yang wajib dilakukan seorang blogger untuk meraih kesuksesan. Tujuannya adalah membangun citra dan kepercayaan di mata pembaca.

Penyisipan data di dalam postingan merupakan salah satu cara untuk meraih kepercayaan pembaca atas kebenaran informasi yang disajikan. Penyajian data dengan infografis yang memukau akan membuat data semakin mudah dicerna dan tentunya menarik perhatian pembaca.

Konsistensi perlu dilakukan demi menyajikan konten yang memukau dan akan bermuara pada kesuksesan blogging.

Salam sukses untuk dunia blogger Indonesia!

Artikel ini diikutkan dalam C2Live Creator Contest

Yusuf Noer Arifin

Seorang blogger sekaligus mahasiswa. Aktif blogging sejak tahun 2013 hingga sekarang. Menyenangi hal-hal seputar pendidikan, blogging, musik, dan desain.

Terima kasih sudah berkunjung di website ini.

Jika berkenan, mohon berkomentar yang RELEVAN dengan bahasa yang santun.

Semua komentar selalu saya baca meskipun tidak semuanya dibalas. Harap maklum :)